Petugas medis dan para medis yang akan berkecimpung dalam bidang kebidanan haruslah mempelajari dan mendalami susunan anatomi dan fisiologi alat-alat kandungan. Dengan memahami keadaan alat kandungan, maka perubahan-perubahan yang terjadi selama kehamilan akan mudah dipelajari.
Alat kandungan dibagi atas 2 bagian:
1. Alat kandungan luar (genetelia eksterna)
2. Alat kandungan dalam (genetalia interna)
ALAT KANDUNGAN LUAR
Alat kandungan luar dalam arti sempit adalah alat kandungan yang dapat dilihat dari luar apabila wanita dalam posisi litotomi. Fungsi alat kandungan luar dikhususkan untuk kopulasi (koitus).
Terdiri dari:
Mons veneris ialah daerah yang menggunung diatas simfisis, yang akan ditumbuhi rambut kemaluan (pubes) apabila wanita berangkat menjadi dewasa. Pada wanita, rambut ini tumbuh membentuk sudut lengkung sedangkan pada pria membentuk sudut runcing keatas.
Bibir besar kemaluan (labia mayora) berada pada bagian kanan dan kiri, berbentuk lonjong, yaitu pada wanita menjelang dewasa ditumbuhi juga oleh pubes lanjutan dari mons veneris.
Bibir kecil kemaluan (labia minora) ialah bagian dalam dari bibir besar yang berwarna merah jambu. Disini dijumpai frenulum klitoris, preputium, dan frenulum pudenti.
Klentit (klitoris) identik dengan penis pada pria,kira-kira sebesar kacang hijau sampai cabe rawit dan ditutupi oleh frenulum klitoris. Glans klitoris berisi jaringan yang dapat berereksi, sifatnya sangat sensitive karena bayak memiliki serabut syaraf
Vulva adalah bagian alat kandungan luar yang berbentuk lonjong, berukuran panjang mulai dari klitoris, kanan kiri dibatasi bibir kecil , sampai kebelakang dibatasi perenium.
Vestibulum terletak dibawah selaput lendir vulva, terdiri dari bulbus vestibule kanan dan kiri. Disini dijumpai kelenjar vestibulum mayor (kelenjar bertholini)dan kelenjar vestibulum minor.
Intoitus vagina adalah pintu masuk kevagina
Selaput dara (hymen) merupakan selaput yang menutupi introitus vagina. Biasanya berlubang membentuk semilunaris, anularis, tapisan, septata, dan fibria. Bila tidak berlubang disebut atresia himenalis atau hymen imperforate. Hymen akan robek pada koitus apalagi setelah bersalin. Sisanya disebut kurunkula hymen atau sisa hymen.
Lubang kemih (orifisium uretra eksterna)adalah tempat keluarnya air kemih yang terletak dibawah klitoris. Disekitar lubang kemih bagian kiri dan kanan didapati lubang kelenjar skene
Perenium terletak diantara vulva dan anus
ALAT KANDUNGAN DALAM
Liang senggama(vagina) adalah liang atau saluran yang menghubungkan vulva dengan rahim, terletak diantara saluran kemih dan liang dubur. Dibagian ujung atasnya terletak mulut rahim. Ukuran panjang dinding depan 8cm dan dibelakang 10cm. bentuk dinding dalam berlipat-lipat disebut rugae, sedangkan dibagian tengahnya ada bagian yang lebih keras disebut kolumna rugarum. Dinding vagina terdiri dari lapisan mukosa, otot, dan lapisan jaringan ikat. Berbatasan dengan serviks membentuk ruang lengkung, antara lain forniks lateral kiri dan kanan, forniks anterior, dan forniks posterior. Suplai darah vagina diperoleh dari arteri uterina,arteri vesikalis inferior, arteri hemoroidalis mediana, dan arteri pudenda interna.
Fungsi penting dari vagina ialah sebagai
1. Saluran keluar untuk mengalirkan darah haid dan secret lain dari rahim
2. Alat untuk senggama
3. Jalan lahir pada waktu bersalin
Rahim (uterus) adalah suatu struktur otot yang cukup kuat, bagian luarnya ditutupi oleh peritoneum sedangkan rongga dalamnya dilapisi oleh mukosa rahim. Dalam keadaan tidak hamil, rahim terletak dalam rongga panggul kecil diantara kandung kemih dan dubur(anus). Rahim berbnetu seperti buah pear , mempunyai rongga yang terdiri dari
tiga bagian besar yaitu:
1. badan rahim (korpus uteri) berbentu segi tiga
2. leher rahim (serviks uteri) berbentuk silinder
3. rongga rahim (kavum uteri)
bagian rahim antara kedua panggal tuba, yang disebut fundus uteri, merupakan bagian proksimal rahim.Korpus uteri yaitu bagian utama rahim, merupaka duasepertiga bagian dari rahim. Pada kehamilan bagian ini berfungsi sebagai tempat utama bagian janin untuk hidup dan berkembang.
Serviks uteri terbagi menjadi dua bagian, yaitu pars supra vaginal dan pars vaginal( disebut portio), terdiri dari bibir depan dan bibir belakang portio. Saluran yang menghubungkan orifisium uteri interna (OUI) dan orifisium uteri eksternum (OUE)disebut kanalis servikalis, dilapisi oleh kelenjar-kelenjar servik. Bagian rahim antar serviks dan korpus disebut isthmus atau segmen bawah rahim, bagian ini penting artinya dalam kehamilan dan persalinan karena akan mengalami peregangan.
Dinding rahim secara histologik terdiri dari 3 lapisan:
1. lapisan serosa(peritoneum), diluar
2. lapisan otot (miometrium), tengah
3. lapisan mukosa (endometrium) dalam
sikap dan letak rahim dalam rogga panggul terfiksasi dengan baik karena disokong dan dipertahankan oleh:
• tonus otot rahim
• tekanan intra abdominal
• otot-otot dasar panggul
• ligament-ligamen:lig.kardinal kanan dan kiri (makendrodt),sakro uterine,rotundum, latum, infundibulo pelvikum
letak rahim dalam keadaan fisiologis adalah anteversiofleksi. Suplai darah rahim oleh arteri uterine yang berasal dari arteri illiaka interna(a.hipogastrika) dan arteri ovarika
fungsi utama rahim:
1. setiap bulan berfungsi dalam siklus haid
2. tempat janin tumbuh kembang
3. berkontraksi terutama sewaktu bersalin dan sesudah bersalin
saluran telur ( tubafallopi)adalah saluran yang keluar dari kornu rahim kanan dan kiri, panjangnya 12-13 cm, diameter 3-8 mm. bagian luarnya diliputi oleh peritoneumviseral yang merupakan bagian dari ligamentum latum. Bagian dalam saluran dilapisi silia, yaitu rambut getar yang berfungsi untuk menyalurkan telur dan hasil konsepsi.
Saluran telur terdiri dari empat bagian:
• pars interstitialis (intramuralis)
• pars isthmus yang merupakan bagian tengah saluran telur yang sempit
• pars ampularis, dimana biasanya pembuahan (konsepsi )terjadi
• infundibulum, merupak ujung tuba yang terbuka kerongga perut. Diujung infindibulum terdapat umbai-umbai(fimbriae)yang berguna untuk menangkap sel telur(ovum)yang kemudian disalurkan kedalam tuba.
Indung telur(ovarium) terdapat dua indung telur, masing-masing dikanan dan kiri rahim, dilapisi mesovarium dan tergantung pada lig.latum.
Menurut strukturnya ovarium terdiri dari:
• kulit (korteks) atau zona parenkimatosa terdiri dari :tunika albugenia, yaitu epitel berbentuk kubik,jaringan ikat disela-sela jaringan lain, stroma, folikel primordial, de graff, dan sel-sel wethard
• inti (medulla) atau zona vaskulosa, terdiri dari : stroma berisi pembuluh darah, serabut syaraf, beberapa otot polos
pada wanita diperkirakan terdapat sekitar 100 ribu folikel primer. Pada kurun reproduksi, tiap-tiap bulan satu folikel atau kadang-kadang dua folikel akan matang, lalu keluar dan muncul kepermukaan korteks.
Folikel de graff yang matang berisi:
• sel telur (ovum) peristiwa disebut ovulasi
• stratum granulosum
• teka interna
• teka eksterna
• diskus proligerus
• liquor folikuli
seumur hidupnya, seorang wanita diperkirakan akan mengeluarkan sel telur kira-kira 400 butir
Senin, 06 Desember 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar