Senin, 06 Desember 2010

Fisiologi alat-alat kandungan

Dalam masa kanak-kanak,indung telur masih beristirahat, belum berfisiologi dengan baik. Setelah dewasa/akil baliq, terjadi perubahan-perubahan besar pada seluruh tubuh wanita, pubertas tercapai pada usia sekitar 12-16 tahun, namun hal ini dipengaruhi oleh keturunan, bangsa, iklim, dan lingkungan. Ciri khas kedewasaan manusia ditandai dengan perubahan-perubahan siklik pada alat kandungan sebagai persiapan untuk kehamilan. Peristiwa penting tersebut ditandai dengan datangnya haid, yaitu pengeluaran darah tiap bulan dari dalam rahim. Selain itu, pada ketiak dan alat kemaluan luar tumbuh rambut, buah dada bertambah besar, panggul & pinggul menjadi luas, sehingga tubuh remaja putri ini mempunyai bentuk khas wanita. Dengan akil baliq ini, seorang remaja putri mulai memasuki kurun waktu produktif, artinya masa mendapatkan keturunan yang berlangsung kira-kira 30 tahun.
Haid yang pertama kali tersebut disebut menarche. Setelah masa reproduksi , wanita masuk dalam masa klimakterum yang terjadi secara berangsur-angsur dimana haid akan menjadi tidak teratur, lalu akhirnya berhenti sama sekali sesuai dengan lanjutnya usia. Keadaan ini disebut monopouse (henti haid).
Perubahan-perubahan yang kompleks dan harmonis diatur oleh serebrum, hipotalamus, hipofise, alat-alat kandungan, korteks adrenal, kelenjar tiroid, dan kelenjar-kelenjar lainnya.

Fisiologi haid

Wanita yang sehat dan tidak hamil, setiap bulan secara teratur mengeluarkan darah dari alat kandungannya dan ini disebut haid. Ada yang menyebutnya mensis, menstruasi, datang bulan, kain kotor dan period.
Pada siklus haid mukosa rahim dipersiapkan secara teratur untuk menerima ovum yang dibuahi setelah terjadinya ovulasi, keadaaan ini dikontrol oleh hormone-hormon yang dapat dideteksi dalam air kemih. Yang diperiksa adalah air kemih 24 jam dan diukur kadar estriol dan pregnandiolnya..Satu siklus haid dibagi atas beberapa fase(stadia):
1. Siklus menstruasi (deskuamasi):3-7hari
2. Stadium proliferasi :7-9 hari
3. Stadium sekresi : 11 hari
4. Stadium premenstruasi: 3 hari

Hormon-hormon siklus haid
• FSH (folikel stimulating hormone) dikeluarkan oleh hipofise lobus depan
• ESTROGEN dihasilkan hipofise dan
• LH (luteinizing hormone) dihasilkan hipofise
• PROGESTERON dikeluarkan oleh indung telur

Setelah selesai haid, oleh pengaruh hormone FSH dan estrogen, selaput lendir (endometrium menjadi semakin tebal. Bila terjadi ovulasi , berkat pengaruh progesteron selaput ini menjadi lebih tebal lagi, dan kelenjar endometrium tumbuh berkelok-kelok. Bersamaan dengan itu, endometrium menjadi lebih lembek seperti karet busa dan melakukan persiapan-persiapan supaya sel telur yang telah dibuahi dapat bersarang. Bila tidak ada sel telur yang bersarang, endometrium ini terkelupas dan terjadi perdarahan yang disebut haid

Ovulasi (pengeluaran sel telur)

Kapan terjadinya ovulasi atau keluarnya sel telur dari indung telur perlu kita ketahui untuk menentukan masa/hari subur seorang wanita. Karena kehamilan hanya mungkin terjadi bila senggama (koitus) dilakukan pada sekitar saat ovulasi. Biasanya ovulasi terjadi kira-kira 14 hari sebalum haid yang akan datang. Dengan kata lain, diantara dua haid yang berurutan, indung telur akan mengeluarkan ovum, setiap kali satu dari ovarium kanan dan lain kali dari ovarium kiri

Cara menentukan adanya ovulasi:
• Biopsy endometrium
• Suhu basal badan
• Sitologi vaginal
• Gatah serviks
• pH getah vagina
• endoskopi
»»  READMORE...

Anatomi alat-alat kandungan

Petugas medis dan para medis yang akan berkecimpung dalam bidang kebidanan haruslah mempelajari dan mendalami susunan anatomi dan fisiologi alat-alat kandungan. Dengan memahami keadaan alat kandungan, maka perubahan-perubahan yang terjadi selama kehamilan akan mudah dipelajari.
Alat kandungan dibagi atas 2 bagian:
1. Alat kandungan luar (genetelia eksterna)
2. Alat kandungan dalam (genetalia interna)

ALAT KANDUNGAN LUAR
Alat kandungan luar dalam arti sempit adalah alat kandungan yang dapat dilihat dari luar apabila wanita dalam posisi litotomi. Fungsi alat kandungan luar dikhususkan untuk kopulasi (koitus).

Terdiri dari:
Mons veneris ialah daerah yang menggunung diatas simfisis, yang akan ditumbuhi rambut kemaluan (pubes) apabila wanita berangkat menjadi dewasa. Pada wanita, rambut ini tumbuh membentuk sudut lengkung sedangkan pada pria membentuk sudut runcing keatas.

Bibir besar kemaluan (labia mayora) berada pada bagian kanan dan kiri, berbentuk lonjong, yaitu pada wanita menjelang dewasa ditumbuhi juga oleh pubes lanjutan dari mons veneris.

Bibir kecil kemaluan (labia minora) ialah bagian dalam dari bibir besar yang berwarna merah jambu. Disini dijumpai frenulum klitoris, preputium, dan frenulum pudenti.

Klentit (klitoris) identik dengan penis pada pria,kira-kira sebesar kacang hijau sampai cabe rawit dan ditutupi oleh frenulum klitoris. Glans klitoris berisi jaringan yang dapat berereksi, sifatnya sangat sensitive karena bayak memiliki serabut syaraf

Vulva adalah bagian alat kandungan luar yang berbentuk lonjong, berukuran panjang mulai dari klitoris, kanan kiri dibatasi bibir kecil , sampai kebelakang dibatasi perenium.

Vestibulum terletak dibawah selaput lendir vulva, terdiri dari bulbus vestibule kanan dan kiri. Disini dijumpai kelenjar vestibulum mayor (kelenjar bertholini)dan kelenjar vestibulum minor.

Intoitus vagina adalah pintu masuk kevagina

Selaput dara (hymen) merupakan selaput yang menutupi introitus vagina. Biasanya berlubang membentuk semilunaris, anularis, tapisan, septata, dan fibria. Bila tidak berlubang disebut atresia himenalis atau hymen imperforate. Hymen akan robek pada koitus apalagi setelah bersalin. Sisanya disebut kurunkula hymen atau sisa hymen.

Lubang kemih (orifisium uretra eksterna)adalah tempat keluarnya air kemih yang terletak dibawah klitoris. Disekitar lubang kemih bagian kiri dan kanan didapati lubang kelenjar skene

Perenium terletak diantara vulva dan anus

ALAT KANDUNGAN DALAM
Liang senggama(vagina) adalah liang atau saluran yang menghubungkan vulva dengan rahim, terletak diantara saluran kemih dan liang dubur. Dibagian ujung atasnya terletak mulut rahim. Ukuran panjang dinding depan 8cm dan dibelakang 10cm. bentuk dinding dalam berlipat-lipat disebut rugae, sedangkan dibagian tengahnya ada bagian yang lebih keras disebut kolumna rugarum. Dinding vagina terdiri dari lapisan mukosa, otot, dan lapisan jaringan ikat. Berbatasan dengan serviks membentuk ruang lengkung, antara lain forniks lateral kiri dan kanan, forniks anterior, dan forniks posterior. Suplai darah vagina diperoleh dari arteri uterina,arteri vesikalis inferior, arteri hemoroidalis mediana, dan arteri pudenda interna.

Fungsi penting dari vagina ialah sebagai
1. Saluran keluar untuk mengalirkan darah haid dan secret lain dari rahim
2. Alat untuk senggama
3. Jalan lahir pada waktu bersalin

Rahim (uterus) adalah suatu struktur otot yang cukup kuat, bagian luarnya ditutupi oleh peritoneum sedangkan rongga dalamnya dilapisi oleh mukosa rahim. Dalam keadaan tidak hamil, rahim terletak dalam rongga panggul kecil diantara kandung kemih dan dubur(anus). Rahim berbnetu seperti buah pear , mempunyai rongga yang terdiri dari
tiga bagian besar yaitu:
1. badan rahim (korpus uteri) berbentu segi tiga
2. leher rahim (serviks uteri) berbentuk silinder
3. rongga rahim (kavum uteri)

bagian rahim antara kedua panggal tuba, yang disebut fundus uteri, merupakan bagian proksimal rahim.Korpus uteri yaitu bagian utama rahim, merupaka duasepertiga bagian dari rahim. Pada kehamilan bagian ini berfungsi sebagai tempat utama bagian janin untuk hidup dan berkembang.
Serviks uteri terbagi menjadi dua bagian, yaitu pars supra vaginal dan pars vaginal( disebut portio), terdiri dari bibir depan dan bibir belakang portio. Saluran yang menghubungkan orifisium uteri interna (OUI) dan orifisium uteri eksternum (OUE)disebut kanalis servikalis, dilapisi oleh kelenjar-kelenjar servik. Bagian rahim antar serviks dan korpus disebut isthmus atau segmen bawah rahim, bagian ini penting artinya dalam kehamilan dan persalinan karena akan mengalami peregangan.

Dinding rahim secara histologik terdiri dari 3 lapisan:
1. lapisan serosa(peritoneum), diluar
2. lapisan otot (miometrium), tengah
3. lapisan mukosa (endometrium) dalam

sikap dan letak rahim dalam rogga panggul terfiksasi dengan baik karena disokong dan dipertahankan oleh:
• tonus otot rahim
• tekanan intra abdominal
• otot-otot dasar panggul
• ligament-ligamen:lig.kardinal kanan dan kiri (makendrodt),sakro uterine,rotundum, latum, infundibulo pelvikum
letak rahim dalam keadaan fisiologis adalah anteversiofleksi. Suplai darah rahim oleh arteri uterine yang berasal dari arteri illiaka interna(a.hipogastrika) dan arteri ovarika

fungsi utama rahim:
1. setiap bulan berfungsi dalam siklus haid
2. tempat janin tumbuh kembang
3. berkontraksi terutama sewaktu bersalin dan sesudah bersalin
saluran telur ( tubafallopi)adalah saluran yang keluar dari kornu rahim kanan dan kiri, panjangnya 12-13 cm, diameter 3-8 mm. bagian luarnya diliputi oleh peritoneumviseral yang merupakan bagian dari ligamentum latum. Bagian dalam saluran dilapisi silia, yaitu rambut getar yang berfungsi untuk menyalurkan telur dan hasil konsepsi.

Saluran telur terdiri dari empat bagian:
• pars interstitialis (intramuralis)
• pars isthmus yang merupakan bagian tengah saluran telur yang sempit
• pars ampularis, dimana biasanya pembuahan (konsepsi )terjadi
• infundibulum, merupak ujung tuba yang terbuka kerongga perut. Diujung infindibulum terdapat umbai-umbai(fimbriae)yang berguna untuk menangkap sel telur(ovum)yang kemudian disalurkan kedalam tuba.
Indung telur(ovarium) terdapat dua indung telur, masing-masing dikanan dan kiri rahim, dilapisi mesovarium dan tergantung pada lig.latum.

Menurut strukturnya ovarium terdiri dari:
• kulit (korteks) atau zona parenkimatosa terdiri dari :tunika albugenia, yaitu epitel berbentuk kubik,jaringan ikat disela-sela jaringan lain, stroma, folikel primordial, de graff, dan sel-sel wethard
• inti (medulla) atau zona vaskulosa, terdiri dari : stroma berisi pembuluh darah, serabut syaraf, beberapa otot polos
pada wanita diperkirakan terdapat sekitar 100 ribu folikel primer. Pada kurun reproduksi, tiap-tiap bulan satu folikel atau kadang-kadang dua folikel akan matang, lalu keluar dan muncul kepermukaan korteks.

Folikel de graff yang matang berisi:
• sel telur (ovum) peristiwa disebut ovulasi
• stratum granulosum
• teka interna
• teka eksterna
• diskus proligerus
• liquor folikuli
seumur hidupnya, seorang wanita diperkirakan akan mengeluarkan sel telur kira-kira 400 butir
»»  READMORE...